Tendangan T Gaya Tejokusuman

Ditulis oleh: F. Hartono

Tendangan T adalah sebutan lain untuk macam tendangan dengan nama generik Tendangan Samping. Dalam bahasa Karate tendangan ini disebut sebagai Yoko-geri. Terdapat berbagai macam varian tendangan samping ini. Dalam pencak gaya Tejokusuman khususnya perguruan Krisnamurti ada belasan varian tendangan pada pola permainan atas dan bawah.

Permainan atas terdiri beberapa tendangan, yaitu: Tendangan Lipat; Tendangan Lipat Loncat; Tendangan Srimpet Depan; Tendangan Srimpet Belakang; Tendangan Loncat (Jlontrotan); Tendangan Setempat; Tendangan Setempat Loncat; Tendangan Balik; Tendangan Balik Loncat. Permainan bawah ada tiga tendangan, yaitu Tendangan Lipat Bawah, Jlontrotan Bawah, dan Tendangan Balik Bawak.

Pembahasan mengenai Permainan Bawah masuk dalam kategori tersendiri. Disamping itu yang masih bisa dimasukkan sebagai kriteria tendangan samping adalah Tendangan Terbang (disebut juga sebagai Garuda Melayang) dan juga variasi tendangan setempat dengan bertumpu pada lutut dan telapak tangan (untuk mendapatkan jangkauan yang lebih tinggi, fungsi lutut bisa digantikan dengan ujung telapak kaki).

Semua varian diatas, khususnya untuk permainan atas, awalan boleh berbeda tetapi bentuk akhirnya sama yaitu seperti huruf T. Sedikit pengecualian pada Tendangan Balik; walaupun bentuk akhirnya juga mirip huruf T tetapi sikap tubuh agak berbeda (lebih membungkuk dan pandangan ke lawan hanya melirik atau bahkan tidak memandang samasekali). Hal ini karena untuk mengejar kecepatan supaya tendangan lebih dulu sampai sebelum kepala berputar untuk melihat lawan. Pada kesempatan lain akan kita bahas detail masing-masing variasi tendangan diatas.

Pada dasarnya tendangan samping gaya Tejokusuman ini memakai tumit sebagai alat serang dan bukan menggunakan sisi luar telapak kaki atau ada yang menyebut sebagai pisau kaki. Tendangan Samping mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan apabila kita bandingkan dengan tendangan depan (mae-geri). Beberapa kelebihan antara lain :

  1. Jangkauan lebih panjang
  2. Jarak kepala dengan lawan lebih jauh, maka lebih aman
  3. Eksplorasi tenaga bisa maksimum
  4. Lebih indah dilihat

Untuk kelemahannya antara lain :

  1. Sulit digunakan untuk pertarungan jarak pendek
  2. Lebih mudah dideteksi dan lebih lambat karena harus menggunakan awalan baik secara memutar badan ataupun loncatan
  3. Lebih mudah dijatuhkan baik dengan permainan bawah maupun dengan tangkapan. Semakin rebah sikap badan semakin mudah dijatuhkan dengan tangkapan.
  4. Energi yang diperlukan lebih besar karena harus memindahkan berat badan. Kebutuhan energi semakin meningkat bila ada variasi loncatan dan akan makin boros pada tendangan terbang
  5. Kurang menghadap lawan sehingga bisa kehilangan pandangan

Untuk kelemahan kelemahan tersebut diatas bisa diatasi dengan sikap badan yang lebih tegak dan lebih menghadap lawan sehingga kalau dilakukan secara ekstrim bentuknya berubah seperti huruf ”Y”. Beberapa untung rugi dengan cara ini adalah:

  1. Jangkauan berkurang sehingga lebih bisa digunakan untuk pertarungan jarak pendek
  2. Tidak banyak memutar badan sehingga lebih sulit dideteksi dan tenaga yang diperlukan juga sedikit lebih irit, tetapi konsekuensinya tenaga yang dihasilkan juga tidak bisa maksimum
  3. Lebih sulit dijatuhkan dengan tangkapan karena badan lebih tegak dan juga karena jarak dengan lawan menjadi lebih pendek sehingga mudah melakukan clinch (pelukan/pegangan lawan)
  4. Lebih mudah mendeteksi gerakan lawan karena lebih menghadap termasuk kemungkinan lawan menggunakan permainan bawah (misal sirkel/sabetan bawah) untuk menjatuhkan

Pertandingan Pencak-silat (juga Taekwondo) lebih banyak menggunakan tendangan T ini dalam versi loncat, sementara Karate dan Kempo lebih banyak menggunakan pukulan dan tendangan depan. Pertarungan jarak pendek seperti pada Kickboxing juga kurang menyukai jenis tendangan ini mungkin karena pertimbangan jarak dan juga penghematan tenaga.

Pesilat-pesilat muda biasanya bangga sekali kalau mereka bisa melakukan tendangan samping setinggi-tingginya sampai diatas kepala. Memang mereka pantas berbangga karena perlu latihan keras dan kelenturan otot yang baik untuk bisa melakukannya. Namun sebenarnya, tendangan tinggi ini hanya indah untuk dilihat tetapi banyak kelemahannya yaitu., jangkauan lebih pendek, tenaga yang dihasilkan tidak bisa maksimum, serta mudah dihindari dan dijatuhkan.

9 Responses to “Tendangan T Gaya Tejokusuman”

  1. rangga Harimurti Says:

    selamat kangmas F Hartono….saya senang banyak sedulur yang peduli nguri-uri pentjak tedjokusuman. apa sekiranya kita bisa wedangan bareng sinambi bernostalgia ttg pentjak tedjokusuman……?

  2. joko sumarto Says:

    Dimana saya bisa mendapat alamat perpi harimurti atau krisnamurti…selama ini saya mencari2 tapi belum bisa menemukan…alamat pusat yang di Jl.veteran itu sudah tidak berpenghuni…seandainya menemukan saya akan ikut bergabung…melihat dari tehnik dan istilah yang di gunakan sama dengan dasar pencaksilat yang saya miliki…mohon tanggapnya…

  3. djarotpurbadi Says:

    Dear Mas Joko Sumarto, alamat latihannya di pendopo R.M. Wisnu Wardhana yaitu di sebelah barat (belakang) bangunan sekolahan di sisi barat lapangan sepak-bola di Kampung MInggiran. Kampung Minggiran sendiri ada di sebelah selatan plengkung Gading. Jadi di sebelah selatan dari plengkung Gading, ada di sisi barat jalan raya Kraton-Panggung Krapyak. Nuwun.

  4. Saya adalah salah satu murid perpi Harimurti (sekarang tidak aktif). Saya belum mencapai tataran ilmu tinggi. Bisakah saya memperoleh buku riwayat Ndoro Harimurti ? Dimana bisa saya dapatkan. Berapa harganya ?
    Saya sudah lupa ilmu-ilmu yg saya peroleh di perguruan tersebut. Kalaupun ingat tidak lagi banyak. Dulu saya nyinau pencak Harimurti di Nandan, Sariharjo, Sleman. Dengan guru Mas Sarjono, Mas Daliman, dan Ir. Murdokojati.
    Salam dan nuwun.

  5. djarotpurbadi Says:

    Saya pernah punya buku itu mas, beberapa hari ini saya coba carikan, siapa tahu ketemu dan bisa copy dari saya. Sokur kita bisa ketemu dan menjalin relasi lagi dengan baik. Saya bahkan ingin menuliskan riwayat beliau dari sisi yang berbeda, mungkin kita bisa bekerjasama. Ada teman dari Jakarta yang pernah berkeinginan menerbitkan buku riwayat yang versi baru ini, tetapi belum kesampaian. Perpi dan Krisnamurti satu saudara dan saat ini semakin dekat, sebab pancernya ya RM. Harimurti.

  6. Salam Hormat,
    terimakasih atas ajaran ilmu pencak silat warisan RM. Harimurti yang telah saya terima, khususnya circle bawah yang tanpa tenaga mampu menjatuhkan lawan dengan akibat fatal, tendangan T yang sempurna membuat lawan tidak terpental namun mampu membuat lawan terluka dalam hingga terduduk tanpa bergeser sedikitpun dari tempat kuda kuda semula, rool depan yang mampu membuat lawan berputar diudara hingga jatuh tersungkur hingga tidak bisa berdiri, semangat pantang menyerah, mental tahan banting dan siap menghadapi resiko dan penguasaan diri yang matang, sehingga saya selalu memenangkan pertarungan bebas di luar arena hingga dikenal si jago merah dari tanjung, apa yang telah saya peroleh tidak hanya untuk pribadi karena saya ajarkan pada adik2 seperguruan. tendangan balik yang telah saya tularkan mampu membuat adik seperguruan populer di kelasnya, namun hingga kini saya belum menemukan keberadaannya! keselarasan antara berpikir dan berbuat mampu membuat gerakan yang sempurna (kecepatan, ketepatan, tenaga dan teknik) terimakasih Guru dan terimakasih kakak2 seperguruan yang telah mengajarkan warisan pencak-silat pada diri saya hingga waras,trengginas lahir dan batin dapat saya rasakan hingga sekarang.
    (kahana-pandak)

  7. klo mau ikt latian silat buat pemula d mana y bang?
    saya tinggal di gamping,yg deket gamping da gag?
    latian jam brapa klo beh tau?

    • kalau ada 5 pasang saya siap menularkan sedikit yang saya ketahui, ada puluhan senior yang tinggal di jogja namun dengan kesibukan masing masing kadang susah untuk bertemu, coba hubungi mas ANTOK nanti saya mbantu kalau mas antok lagi ada perlu.

  8. riska wahyuni Says:

    macam” tendangn ny ad gg k?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: